Home Agama Tidak Terima UAS diLapor Ke Mabes POLRI, Aceh Nyatakan Sikap dan Beri...

Tidak Terima UAS diLapor Ke Mabes POLRI, Aceh Nyatakan Sikap dan Beri Simpati ‘Bela Ulama’

125
0
Poster Saat Aksi Damai Gerakan Ummat Bela Ulama di Aceh

Advokasirakyat.id | Banda Aceh – Terkait beredar video rekaman Ceramah Ustad Abdul Somad tiga tahun yang lalu di sosial media yang di anggap menistakan suatu agama, yang kemudian golongan ini melaporkan ustad Abdul Somad ke Polisi Republik Indonesia.

“Hal ini tentu tidak bisa di terima oleh umat islam dan bertindak untuk membela Ustad abdul somad secara nyata.”

Sehubungan dengan dilaporkannya Ustad Abdul Somad ke Polri, terkait dengan ceramah beliau yang dianggap menistakan agama itu, Ulama dan Masyarakat Aceh menyatakan simpati terhadap kasus yang menimpa Ustad Abdul Somad dan membentuk sebuah aliansi untuk membela Ustad Abdul Somad dengan nama “Gerakan Ummat Bela Ulama” yang tergabung dari beberapa Ormas Islam/ Organisasi Mahasiswa/ Aktifis/Tokoh dan Masyarakat Islam Aceh yang tergabung dalam Kesatuan ini.

Gerakan Ummat Bela ulama melaksanakan aksi bela ulama tepatnya Ba’da Jum’at Siang tadi (23/8) hingga Selesai. Titik kumpul Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh dengan
Agenda penyampaian Pendapat Di Muka Umum (Pernyataan Sikap).

Badan eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsyiah adalah salah satu organisasi yg mewakili mahasiswa pada aksi yg berlangsung tadi siang. Dalam orasinya Wakil Ketua BEM Unsyiah Rifqi Ubai Sulhtan mengatakan “mahasiswa hadir dan turun hari ini adalah untuk memperjuangkan ulama, yang hari ini di caci maki, di injak-injak, bahkan mau dipenjarakan” Sebutnya.

“74 tahun yang lalu Indonesia merdeka berkat para ulama, ulama yang berperang, ulama yang berjihad, ulama yang meneteskan darahnya. Dan mereka menjadi tonggak utama bangsa dalam melawan penjajahan. Jika hari ini ulama di laporkan maka kami siap untuk membela di barisan paling depan”. Tutupnya

Adapun Pernyataan sikap dari Gerakan Ummat Bela Ulama Sebagai Berikut:

1. Agar Polri bertindak profesional dan tidak menerapkan standar ganda dalam menangani laporan-laporan terhadap UAS. Bahwa laporan-laporan terhadap UAS harus dihentikan prosesnya karena jelas-jelas tidak mengandung unsur pidana;

2. Agar pihak-pihak yang melaporkan segera mencabut laporan, karena jika tidak umat Islam akan melaporkan tokoh-tokoh agama lain yang mengolok-olok atau menghina ajaran Islam;

3. Agar pihak minoritas tahu diri, menghormati ulama & umat Islam serta tidak memancing atau memperkeruh suasana;

4. Agar ummat Islam merapatkan barisan, bersiap, melakukan segala upaya untuk membela dan melindungi para ulama sampai titik darah penghabisan.

5. Agar Presiden Joko Widodo turun tangan untuk menghentikan upaya-upaya kelompok tertentu yang menyerang ulama & ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

6. Ulama dan Seluruh Masyarakat aceh mendesak Penyelenggara negara agar Segera menyelesaikan kasus UAS dengan Arif dan Bijaksana.

7. Mendesak Pemerintah aceh segera menyatakan sikap terhadap kasus hukum yang menimpa UAS agar segera di bebas kan dari semua tuntutan hukum. (Alja/Zuhdi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here