Home Berita Utama Ratusan Mahasiswa FSH UIN Ar Raniry Gerudhuk DPRA, “4 Boeh Poin Nyan...

Ratusan Mahasiswa FSH UIN Ar Raniry Gerudhuk DPRA, “4 Boeh Poin Nyan Catat dan Beu Troeh Hajat”

188
0
Mahasiswa FSH Duduki Gedung DPRA dan tuntut 4 Petisi kepada Pemerintah RI Melalui DPRA. (Alja)

Advokasirakyat.id | Banda Aceh – Ratusan Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry gerudhuk Dewan Perwakilan Rakyat Aceh Siang hingga sore tadi di Jln. Daud bereu’eh Banda Aceh, Rabu (25/09/2019).

Aksi Damai yang diikuti ratusan mahasiswa ini mulanya mereka berkumpul di Fakultas Syariah dan Hukum kemudian mereka bergerak menuju gedung utama DPRA menggunakan Sepeda motor masing-masing.

Awal mulanya aksi yang di hadang oleh satpol PP dan aparat keamanan di pintu gerbang utama, dan setelah mediasi antara aparat keamanan dengan mahasiswa, akhirnya diperbolehkan masuk ke arena kantor DPR Aceh.

Terlihat di lokasi perwakilan mahasiswa secara bergantian melakukan orasi sebelum ditemui DPR Aceh di depan gedung utama, mereka memprotes agar DPR RI jangan hanya duduk manis melihat hal ini, Kami hari ini bersatu untuk menyuarakan kebenaran, kami mahasiswa hari ini hadir di tengah-tengah rakyat yang merasa di zalimi oleh para elit untuk kepentingan pribadi.

Kami atas nama mahasiswa indonesia hari ini hadir untuk menyelamatkan Negeri ini, kami meminta agar Dewan Perwakilan Rakyat untuk sama-sama menyuarakan kebenaran demi terselamatnya bangsa dan negara indonesia hari ini, Kata Heri dalam orasinya.

Tidak berselang lama, mahasiswa yang sedang melancarkan aksi disambut oleh pimpinan DPR Aceh Teuku Irwan Djohan, dan anggota DPRA lainnya Azhari Cagee, dan Asrizal Asnawi dan Bardan Saidi.

Ada 4 poin penting dalam tuntutan mahasiswa FSH UIN Ar-Raniry Kepada DPRA, di antaranya :
1. Meminta Pemerintah (Presiden) untuk mengeluarkan PERPPU pembatalan UU KPK serta menolak segala bentuk pelemahan terhadap upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

2. Meminta DPR RI membatalkan RUU KUHP yang bermasalah diantaranya pasal 218, 220, 241, 340.

3. Meminta kepada DPR RI mengindahkan aspek transparansi, aspirasi dan partisipasi public dalam proses pembahasan RUU.

4. Menuntut Negara untuk mengusut dan mengadili oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan di beberapa wilayah di Indonesia.

Menjawab petisi yang disampaikan oleh mahasiswa, Pimpinan dan 3 orang anggota DPRA yang hadir di tengah-tengah kerumunan mahasiswa menyatakan sepakat dan siap memperjuangkan hak ini bahkan saya sudah mempersiapkan draf Remomendasi DPRA untuk kita layangkan kepusat, Sebut Irwan Djohan.

Seusai membaca 4 tuntutan petisi yang menjadi poin penting dalam aksi hari ini, Irwan Djohan dengan tegas mengatakan “kepada semua mahasiswa UIN Ar-Raniry saya sepakat, dan apabila ada Anggota Dewan yang tidak sepakat, patut kita curigai”, Tegasnya.

Mendengar Jawaban dari pimpinan DPRA ini, korlap aksi (Reza Hendra Putra) mewakili Ratusan mahasiswa juga mengultimatum DPRA dalam jangka 7 hari kerja tercatat sejak 25 september hingga 1 Oktober DPRA Wajib sudah Menyerahkan petisi ini kepada Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI),Tutupnya. (Alja)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here