Home Agama Lockdown Bukan Blokir Jalur Masuk, Logistik Wajib diperhatikan

Lockdown Bukan Blokir Jalur Masuk, Logistik Wajib diperhatikan

923
0
Lockdown Bukan Blokir Jalur Masuk, Lgistik Wajib diperhatikan. (Alja)

Oleh : Yoga Lamkaruna Harmanda

Advokasirakyat.id |  Pandemi Covid-19 sampai saat ini makin meningkat, bahkan masyarakat sangat khawatir akan hal ini, virus corona ini dapat menyebar dan berkembang dengan sangat cepat.

Baru-baru ini Pemerintah Daerah sudah membuat suatu kebijakan seperti berlakunya maklumat tentang peraturan jam malam yang dikeluarkan olah Pemda sebagai bentuk antisipasi menyebar nya virus covid 19 ini.

Terkait maklumat yang dikeluarkan oleh pemda ini, ada plus minus nya juga dimana ada pengusaha yang harus tutup lebih awal dari biasanya, namun dibalik itu pengusaha juga kekurangan penghasilan akibat penutupan yang sangat cepat walaupun ini suatu instruksi yang baik dari Pemerintah untuk mengurangi penyebaran covid 19 ini.

Melihat kondisi yang terjadi saat ini, Pemerintah jangan terlalu fokus pada covid 19, Pemerintah juga harus fokus terhadap ekonomi masyarakat, yang penghasilan nya dari pekerja harian, yang mana kalau tidak berjualan mereka tidak bisa menafkahi keluarganya, yang mana ke depannya nantik bisa menimbulkan masalah baru.

Ini yang seharusnya menjadi pertimbangan pemerintah daerah, karena jika tidak, masyarakat yang penghasilannya didapat dari bekerja harian mereka lebih baik keluar mencari sesuap nasi, dari pada harus diam dirumah,karena mereka lebih takut keluarga tidak dapat asupan gizi dari pada harus menahan lapar melawan virus Covid-19 ini.

Bahkan baru baru ini ada beberapa gampong yang sudah memberlakukan lockdown, lockdown ini suatu kebijakan Bagus yang di ambil oleh beberapa daerah lokal, namun lockdown bukan hanya sekedar menutup jalan dan tempat masuknya masyarakat luar, akan tetapi juga harus melihat dan memikirkan kondisi masyrakat nya yang kurang mampu/ pekerja harian yang memungkinkan untuk dibantu

Saya berharap Pemerintah Daerah ada koordinasi dengan masing masing aparatur gampong terkait penggunaan dana desa, yang mana untuk situasi dan kondisi saat ini, dana desa bisa di pergunakan untuk keadaan darurat seperti memberikan sedikit sembako bagi masyarakat nya yang pekerja harian/kurang mampu, setidaknya ini dapat meringankan beban mereka untuk bertahan hidup dirumah selama masa covid 19 ini.

Oleh karena itu, saya berharap ini menjadi pertimbangan bagi pemerintah daerah untuk segera berkoordinasi dengan aparatur gampong terkait dana desa untuk membantu masyarakat, terkait logistik yang dibutuhkan, sehingga ini tidak menjadi masalah yang baru.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here