Home Agama Tgk Aziz : Jam Malam Sudah Berlaku, Pemerintah Kajeut Saweu Rakyat

Tgk Aziz : Jam Malam Sudah Berlaku, Pemerintah Kajeut Saweu Rakyat

1518
0
Tgk Aziz : Jam Malam Sudah Berlaku, Pemerintah Kajeut Saweu Rakyat. (Alja)

AdvokasiRakyat.id | Banda Aceh – Berdasar Hasil Musyawarah bersama Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkopimda Aceh) yang tertuang dalam Makmumat bersama, Mulai malam tadi khususnya di Aceh Sudah berlakunya jam malam untuk Warga Aceh, Senin, (30/03/2020).

Berlakunya jam malam ini di mulai sejak pukul 20:30 – 05:30 Wib, dihimbau kepada masyarakat dilarang berada di luar rumah dan berkeliaran di jalan, bahkan kepada pedagang juga berlaku hal yang sama demi mencegah Covid-19 yang tengah malam melanda tanah Air.

Pro Kontra terjadi di dalam kehidupan masyarakat, tidak kecuali bagi kalangan masyarakat kalangah menegah kebawah, pasalnya mereka harus meninggalkan tempat bekerja selama 2 bulan kedepan terkhusus untuk penjual Nasi goreng gerobak, penjahit dan sebagian besarnya lagi yang bekerja dimalam hari.

Amatan media AdvokasiRakyat.id kawasan Kampung Baru, kecamatan Baiturrahman Banda Aceh tampak sepi bahkan sebagian besar anakmuda hanya bisa duduk berpaku tangan dan pulang kampung karena stock makanan mereka tidak ada lagi, dan penghasilan mulai mulai down.

Tgk abdul Aziz selaku Imam Mesjid Kampung Baru kepada awak media menjelaskan kondisi hari ini sangat sedih dirasakan oleh rakyat dan menjerit hingga ke desa-desa, tegasnya.

Pemberlakuan jam malam untuk mengatasi penyebaran Virus Covid-19 ini menimbulkan kegelisahan yang mendalam karena tidak ada sosialisasi lebih dulu, sangat di sayangkan bagi para pencari nafkah terpaksa harus menutup usahanya karena kondisi sudah terjepit, tambah tgk aziz.

Oleh karena itu, adakala mungkin kebijakan itu untuk arah baik, boleh saja. Akan tetapi saya selaku tgk imum mesjid Kampong baru meminta kepada pemerintah untuk tidak tinggal diam sehabis intruksi ini keluar, tegasnya kepada media.

Sejauh ini belum ada tanda-tanda pemerintah baik tingkat provinsi maupun kota untuk membantu masyarakat yang rentan ekonominya. Dengan sangat berharap sudikiranya pemerintah sudah bisa mulai turun ke desa-desa melihat kondisi kebutuhan masyarakat.

“Jangan biarkan mereka sedih dan lapar dalam kurungan rumah, mencegah wabah suatu kewajiban. Tapi memperhatikan rakyat juga tidak kalah pentingnya. Kepada DPR dan Pemerintah tingkat daerah berlakulah bijak dan arif untuk kemaslahatan ummat ini, sayangilah mereka anak Bangsa”, tutupnya dengan penuh harapan. (Alja)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here