Home Berita Utama Irwan : Tenaga Medis Diusir Dari Kediamannya, Pemerintah Harus Turun Tangan

Irwan : Tenaga Medis Diusir Dari Kediamannya, Pemerintah Harus Turun Tangan

459
0
Irwan : Tenaga Diusir Dari Kediamannya, Pemerintah Harus Turun Tangan. (Alja)
Laporan : Irwan

AdvokasiRakyat.id | Banda Aceh – Mantan Menteri Hubungan Antar Lembaga UIN Ar-Raniry (Irwan) menyayangkan atas munculnya kabar sejumlah tenaga medis di Aceh yang merawat pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin (RSUDZA) Banda Aceh medapat perlakuan tidak menyenangkan, mereka ditolak pemilik kos dan warganya saat kembali ke kediamannya, Kamis (09/04/2020).

Terkait munculnya kabar kurang baik ini, Irwan selaku Aktivis sangat menyayangkan adanya penolakan terhadap tim medis yang sudah bersusah payah membantu masyarakat agar tidak terkena wabah Virus Corona, Imbuhnya.

“Petugas medis bekerja untuk melayani masyarakat, mereka rela mengorbankan waktu untuk keluarga bahkan nyawa sekalipun dipertaruhkan demi melindungi masyarakat dari wabah Corona tersebut.”

Namun kabar tidak baik menghampiri para pahlawan tersebut, mereka ditolak oleh pemilik kos dan warga saat kembali ke kediamannya, dimanakah letak hati nurani mereka sehingga mereka tega melakukan hal menyedihkan itu, Tanya Irwan.

Seharusnya semua pihak berterimakasih dan memberikan apresiasi terhadap petugas medis, karena merekalah sebagai pahlawan garda terdepan yang sudah mau mengorbankan waktu, tenaga, dan nyawanya dalam merawat pasien selama ini, bukan malah berdiam diri saat ini terjadi. tegasnya dengan nada serius.

Ia juga meminta agar masyarakat menjunjung solidaritas untuk menghadapi pandemi global virus Corona, jangan mendiskriminasi dan melabelkan stigma negatif terhadap tenaga Medis. “Kita lindungi mereka tenaga medis. Jangan didiskriminasikan, jangan distigmanisasi, tapi lindungi dia agar bisa melaksanakan pekerjaannya dengan baik.”

Terakhir, tenaga medis yang menangani COVID-19 semestinya dibantu oleh masyarakat lainnya agar ia bisa fokus dengan pekerjaannya, bukan justru didiskriminasi bahkan distigma negatif sehingga membuat mereka bertambah drop, demikian Irwan. (Ir/Alja)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here