Home Agama Koordinator PKH Aceh Utara,  Muhammad Yunus  Bukan Pendamping PKH

Koordinator PKH Aceh Utara,  Muhammad Yunus  Bukan Pendamping PKH

381
0
Laporan : Hamid

AdvokasiRakyat.id | Aceh Utara – Koordinator Kabupaten (Korkab) Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Aceh Utara Jafriadi mengklarifikasi  pemberitaan di salah satu media online www.wajahnusantara.com dengan judul “Disinyalir Rangkap Jabatan Serta Lakukan Pungli, Oknum Petugas PKH Gampong Matang Ben Arogan Terhadap Wartawan”.

Atas Pemberitaan tersebut Kami perlu melakukan klarifikasi sesuai dengan data dan fakta dilapangan demi menjaga nama baik SDM PKH Aceh Utara, maka dengan ini kami tegaskan bahwa:
Pertama, Muhammad Yunus bukan Pendamping PKH Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara sebagaimana diberitakan media online tersebut.

“Muhammad Yunus Berdasarkan Pengamatan dan Penilaian Kami Masih sangat Layak Mendapatkan Bantuan PKH karena Masih Memiliki Anak dalam Usia Didik dan Masuk keluarga Miskin, Rumah yg direaless di Media Online Tersebut juga Bukan Rumah M. Yunus,” Senin (20/04/2020).

Jangankan Tanah Luas Di Kabupaten Aceh Utara saja tidak ada nama Pendamping PKH atas nama M. Yunus.

Hasil penelusuran kami bahwa M. Yunus sebagaimana dimaksud media online tadi Merupakan Suami dari KPM PKH di Gampong Matang Ben Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara.

Kemudian Perlu kami Tegaskan bahwa Haram Hukumnya Pendamping  melakukan Pungli terhadap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH, Pungli sangat tidak dibenarkan, setiap kali melakukan Kunjungan Lapangan dan Kita terus mengevaluasi Laporan Masyarakat Terkait Pemberitaan dan Pengaduan terhadap kinerja Pendamping ternyata setelah kita Klarifikasi hal ini tidak kita temukan, jika kita temukan pasti kita tindak tegas.

Perlu kita ketahui bahwa Bantuan PKH ditransfer langsung ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) masing-masing penerima PKH melalui himpunan bank-bank negara (Himbara), salah satunya adalah bank BRI, dan KPM PKH dapat menarik sendiri di Bank, ATM serta BRILink.

Sejauh ini dalam Media online tersebut tidak meminta klarifikasi terlebih dahulu ke pendamping PKH, Koordinator Kecamatan (Korcam) atau ke Korkab PKH Kabupaten Aceh Utara sebelum meu update berita tersebut yang membuat gaduh banyak pihak. Tentunya kami sangat Kecewa dan Berharap Media online tersebut publikasi Berita klarifikasi sehingga tidak mencemarkan nama baik SDM PKH Aceh Utara.

“Selama ini kami sangat terbuka dengan Media Online Maupun Media Cetak, Kemudian Muncul berita ini seolah-olah kami Arogan dan Tertutup padahal Orang yg dimaksud bukan Pendamping PKH kita.”

Demikian klarifikasi dan penyampaian tegas ini kami sampaikan dalam menjaga nama baik SDM PKH Aceh Utara, Aceh dan Indonesia, Ujar Jufriadi. (Hamid/Alja)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here