Home Barat Selatan Faidzal Rizki : Pemerintah Lokgong vs Perusahaan Nakal

Faidzal Rizki : Pemerintah Lokgong vs Perusahaan Nakal

199
0
Faidzal Rizki : Pemerintah Lokgong VS perusahaan Nakal. (Ist)
Laporan : Cutlem

AdvokasiRakyat.id | Aceh Besar – Pilar kembali mengawal permasalahan antara masyarakat dengan perusahaan. Kali ini Aliansi Mahasiswa dari pilar menjumpai keuchik gampong Meunasah Kulam kecamatan Masjid Raya. Ditengah keputusasaan masyarakat yang selama ini merasa tidak nyaman dengan aktivitas perusahaan PT Samana karena aturan melanggar adat dan merusak lingkungan dengan limbah perusahaan tersebut.

Menurut laporan masyarakat yang kami terima Perusahaan tersebut sangat semena-mena kepada masyarakat. Dari serapan tenaga kerja lokal sangat rendah dan kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh perusahaan tersebut sangat mempengaruhi masyarakat bahkan tidak memberikan manfaat kepada masyarakat, ujar koordinator Pilar Muhammad Faidzal Rizki

“Kita menginginkan masyarakat juga sejahtera dengan ada nya perusahaan tersebut, dan juga perusahaan harus bertanggung jawab atas limbah perusahaan yang menyebabkan kerusakan lingkungan. Perusahaan harus mematuhi adat masyarakat setempat”, Tambah Rizky, Kamis (21/05/2020)

Sementara itu, Keuchik Gampong Meunasah Kulam juga menambahkan masyarakat sangat resah dengan aktivitas perusahaan PT Samana, “masyarakat saya sebelum ada perusahaan tersebut orang orang dapat mencari rezeki di kebun dan sawah tetapi akibat limbah tersebut masyarakat sekarang tidak dapat beraktivitas seperti biasanya, irigasi yang di bangun oleh pemkab Aceh Besar senilai 3 M pada tahun 2018 juga terbengkalai akibat limbah perusahaan tersebut.

Dan juga selama ini tidak memberi manfaat apa apa untuk masyarakat, tenaga kerja lokal juga cuma 1 orang padahal mereka melakukan aktivitas di kampung kami”, Ujar Geuchik Meunasah Kulam, Kurniawan ST.

Maka dari itu, Pilar mengharapkan pemerintah Kabupaten Aceh Besar untuk menindak lanjuti permasalahan tersebut. Dan mengharapkan pemerintah harus tegas terhadap perusahaan tersebut jika memang terbukti seperti keluhan masyarakat selama ini.

“Pemkab Aceh Besar sangat lemah menanggapi hal hal seperti ini. Padahal ini adalah permasalahan rakyatnya. Jangan menutup mata jika terjadi masalah seperti ini. Turun ke masyarakat untuk mendengarkan lansung keluhan masyarakat dan ditindak lanjuti. Buktikan pemerintah Aceh Besar itu dipimpin oleh seorang pemimpin yang berani menuntaskan permasalahan masyarakat bukan pemimpin yang asik goyang goyang kaki di kursi empuk kantor, Sebut M. Faidzal Rizki.

Dengan permasalahan ini, pilar menantang Pemerintah untuk segera menyelesaikan permasalahan ini. Setidaknya setelah lebaran terjun langsung ke masyarakat. Tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here