Home Barat Selatan RAN Aceh Minta Penegak Hukum Menindak Tegas Pemakai Narkoba di Simeulue

RAN Aceh Minta Penegak Hukum Menindak Tegas Pemakai Narkoba di Simeulue

334
0
Irsadul Aklis, Pengurus RAN Aceh Asal Simeulue
Laporan: Agus 

Advokasirakyat.id | Banda Aceh – Salah seorang anggota Relawan Anti Narkoba (RAN) Aceh asal Simeulue meminta penegak hukum untuk memberantas dan menindak tegas para pengedar atau pemakai narkoba di Kepulauan Simeulue.

Irsadul Aklis yang merupakan salah satu Anggota RAN Aceh mengatakan saat ini di Simeulue sudah termasuk daerah rawan peredaran gelap narkoba, baik sabu-sabu, ganja, dan jenis lainnya.

Hal itu terlihat dari setiap tahun selalu ada yang diamankan tim satuan reserse narkoba polres Simeulue terkait penggunaan jenis narkotika itu.

“Seperti kasus penangkapan (HS) dan (AR) pada 18 Desember 2018, 27 Oktober 2019 kembali terungkap (RS) yang berprofesi sebagai PNS. Lalu pada tahun 2020 juga terdapat dua kasus yang sama, pada bulan Mei tertangkapnya (RF), (I), dan (S). Kemudian baru-baru ini terkuaknya inisial (DF) juga dikabarkan telah diamankan sedang melakukan pesta sabu-sabu.” ungkap Irsadul

Irsadul yang juga sebagai anggota Bidang Departemen Kesehatan dan Penanggulangan Narkoba di KNPI Simeulue sangat mengharapkan peran dari setiap elemen dalam melakukan pencegahan peredaran narkoba di Simeulue, terutama pihak kepolisian.

Ia melihat, Simeulue sangat mudah dimasuki oleh para mafia-mafia narkoba dari luar untuk melakukan transaksi ke Simeulue, berhubung banyak pelabuhan yang tidak begitu terkontrol sehingga membuat mereka leluasa untuk merusak generasi penerus Simeulue.

“Saya ingin para oknum yang melakukan peredaran narkoba di Simeulue agar ditindak tegas, agar memberikan efek jera bagi pelaku, karena perbuatannya termasuk pembunuhan dan perusak generasi.” tutup Aklis dengan nada tegas. (Agus) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here