Home Berita Utama KOHATI BADKO HMI Aceh Apresiasi kinerja P2TP2A Pidie dalam mengungkap kasus Prostitusi...

KOHATI BADKO HMI Aceh Apresiasi kinerja P2TP2A Pidie dalam mengungkap kasus Prostitusi Anak

240
0
KOHATI BADKO HMI Aceh Apresiasi kinerja P2TP2A Pidie dalam mengungkap kasus Prostitusi Anak. (Foto : AA)
Laporan : Wardatul Jannah

AdvokasiRakyat.id | BANDA ACEH – Kohati BADKO HMI mengapresiasi kinerja P2TP2A dan kepolisian kabupaten Pidie yang bisa mengungkap kasus prostitusi anak yang ada di kabupaten setempat, Minggu (18/10).

“Kami sangat mengapresiasi kinerja P2TP2A bersama polisi yang berhasil mengungkap kasus prostitusi anak ini, yang dapat di selesaikan dalam kurun waktu kurang dari satu bulan” imbuh Mauliza Kabid Kajian dan advokasi (Kavo) Kohati BADKO HMI Aceh.

Ia juga menuturkan bahwa, tidak mudah mengungkap kasus-kasus keji seperti ini. Semoga korban yang yang saat ini berada dalam pengawasan P2TP2A dapat pulih dan kembali ke masyarakat. “Kami juga berharap P2TP2A dapat terus mendampingi korban untuk mendapat rehabilitasi agar segera kembali ke masyarakat dan mendapatkan hak-hak mereka sebagai anak”. Tambah Mauliza kepada AdvokasiRakyat.id.

Ia juga mengecam tindakan pelaku dan ketiga tersangka sudah selayaknya mendapatkan hukuman seberat-beratnya. “Apa yang mereka lakukan adalah tindak pidana perdagangan manusia dan anak tentunya, kalau memang bisa mereka harus dihukum seumur hidup.

KOHATI BADKO HMI Aceh Apresiasi kinerja P2TP2A Pidie dalam mengungkap kasus Prostitusi Anak. (Ist)

Masih Mauliza, Kita harus saling menjaga agar kasus serupa tidak terjadi lagi. Perhatian dari masyarakat dan pemerintah sangat dibutuhkan dalam hal ini. Kita lihat anak-anak yang menjadi korban hari ini semua putus sekolah dan broken home, ini salah satu pemicu yang membuat mereka terjerat melakukan hal-hal yang tidak benar dan akhirnya dimanfaatkan oleh mereka yang tidak bertanggung jawab, Tegasnya lagi.

Kasus ini terungkap dimulai dari penangkapan 6 orang pasangan mesum di sebuah rumah di kecamatan kembang Tanjong Pidi, dari sana diketahui bahwa empat diantaranya masih berusia anak. (AA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here