Home Agama Prof Farid Ajak Jamaah Jum’at Ikuti Suri Tauladan Rasul

Prof Farid Ajak Jamaah Jum’at Ikuti Suri Tauladan Rasul

83
0
Momentum Maulid Nabi, Prof Farid : Jihad Perang Seruan Nabi. (Ist)
LAPORAN : Aduen

AdvokasiRakyat.id | ACEH BESAR – Momentum maulid Nabi Muhammad SAW diperingati oleh seluruh umat islam penjuru dunia. Mementum ini merupakan sebuah tradisi dalam rangka menyambut hari kelahiran Pemimpin Islam (Khalifah di Muka Bumi) sampai akhir zaman.

Peringatan maulid ini juga di peringati di seluruh indonesia dari sabang sampai marauke.  Namun peringatan maulid nabi di Aceh di kenal dengan “Khanduri 100 Hari” atau peringatan maulid dilakukan selama 100 hari. Tradisi ini dalam catatan sejarah mengatakan sudah dilakukan oleh raja-raja Aceh terdahulu untuk mempersatukan Umat islam saat Portugis menyerang Aceh tempo dulu, Ujar Prof.Farid dalam Khutbah Jum’at di Masjid Babussalam, Lamteungoh, Aceh Besar, (30/10).

Bertepatan 13 Rabiul Awal ini, Khatib juga mengajak kepada seluruh jamaah Jum’at yang berhadir untuk bangkit bersatu kembali umat islam sebagaimana dulu pernah jaya islam saat melawan penjajah di Negeri ini. Khutbah Jum’at bertajuk “Konsep Kepemimpinan Rasul” ini menjadi perhatian serius saat materinya di sampaikan oleh tokoh Ulama sekaligus Umara Aceh ini.

Pantauan Media, Prof Farid dengan suara lantang menyerukan Umat islam mencontoh apa yang sudah dititipkan oleh Nabi, Maulid ini menandakan umat islam bersatu dan siap mengikuti perintah Nabi, Tidak Hanya perayaan maulid saja, tapi Akhlak Nabi, Perbuatan Nabi, Sunnah Nabi bahkan konsep Nabi memimpin wajib di contoh semua, Tegasnya.

Sebagaimana dalam Al qur’an Surah Al Ahzab Ayat 31 dijelaskan Bahwa “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” maka Seyogyanya kita umat islam, Ummat Nabi Muhammad menjadi Nabi sebagai Panutan kita, idola kita bukan Bintang Film atau Pemain bola menjadi favorit hidup, Tambah Prof.Farid.

Disisi akhir khutbah, Tokoh Cendikia ini juga mengajak ummat islam bersatu melawan kezaliman, Kemunafikan, Kemungkaran yang sudah merajalela didepan mata saat ini, Nabi berpesan jika kamu melihat kemungkaran, maka cegahlah dengan tanganmu, apabila kamu tidak sanggup maka cegahlah dengan lisanmu, apabila tidak memungkinkan maka cegahlah dengan hati, karena itu selemah-lemah iman.

“Jika umat islam di aniaya, umat islam di tuduh intoleran, ulama dicaci maki, agama islam di injak-injak oleh Yahudi dan kaum munafikun, maka hanya ada satu kata, Lawan dan berjihadlah membela Agama Allah, Tutup Prof Farid.

Bertepatan dengan hari jum’at ini warga Gampong lamteungoh juga memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, ba’da jum’at seluruh jamaah tampak makan bersama di Lokasi Masjid Kemukiman ini. (Alja)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here