Home Berita Utama Furqan Raka : KNPI Bireuen Bukan Milik Sekelompok Orang

Furqan Raka : KNPI Bireuen Bukan Milik Sekelompok Orang

48
0
Jelang musda, Furqan Raka Minta KNPI Bireuen Harus Berbenah dan Profesional.(*)
Laporan : Aduen Alja

AdvokasiRakyat.id | Bireuen  – Pemuda yang lahir dan besar di Kabupaten Bireuen, Furqan Raka melihat selama ini kehadiran KNPI di Bireuen tidak ada dampak dan efek apapun terhadap anak muda dari samalanga sampai Gandapura, khususnya teman-teman muda yang berada pada Ormas dan OKP di Kabupaten Bireuen.

Furqan menilai adanya komunikasi yang tersendat dan para pengurus terasnya tidak saling peduli sehingga bisa berdampak pada pemerintah kabupaten Bireuen tidak ikut berpartisipasi terhadap KNPI. Selama ini hanya sebatas seremonial belaka, rayakan hari sumpah pemuda, tiup lilin dan potong kue, tidak ada gagasan serta ide yang di berikan oleh KNPI kepada kabupaten Bireuen tercinta, ungkapnya kepada awak media pada Selasa (6/4).

Sebenarnya saya tidak ingin berbicara dan tidak punya kepentingan apapun, namun karena sahabat-sahabat saya mengajak diskusi perihal nasib anak muda Bireuen kedepan, maka saya coba memberi pandangan kiranya dapat menjadi pertimbangan dalam menjaga kestabilan organisasi.

Sebaiknya, KNPI Bireuen harus berbenah, kita mau dan menginginkan KNPI Bireuen di kelola secara profesional oleh orang-orang yang punya kapasitas memadai, punya gagasan maupun ide yang cemerlang, tidak boleh punya kelompok kecil, bukan punya Toke tertentu dan juga bukan punya Tgk.Haji tertentu, tapi milik seluruh masyarakat dan pemuda Kabupaten Bireuen, Tambah mahasiswa PascaSarjana Filsafat Islam Politik di STFI Sadra Jakarta ini.

Mantan Ketua HIMABIR Banda Aceh ini juga mengatakan kehadiran KNPI bisa aktif untuk pemberdayaan kreativitas anak muda, mengakomodir kepentingan anak muda seluruh desa, kehadiran organisasi KNPI di Bireuen harus punya dampak dan perhatian khusus  secara nyata terhadap Ormas dan OKP yang masuk dalam wadah KNPI.

Kita berharap, kepemimpinan kedepan siapapun yang di amanahkan oleh para pemuda  itu menjadi yang terbaik, sehingga nantinya anak muda tidak terjebak pada unsur Primordialisme atau unsur suku dari manapun, mengingat kabupeten Bireuen adalah kabupaten yang menganut paham sangat Pluralisme, berbagai asal daerah di beri kesempatan untuk berkarya dan berbuat di Bireuen.

“Inilah cita-cita bapak pemekaran dahulu yang menginginkan kota juang atau kota santri ini maju dengan berkumpulnya orang-orang pilihan dengan fikiran terbuka maka itu bagian cara untuk kita menuju kemajuan,” Demikian ungkap Furqan. (Alja)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here