Home Agama Jum’at Ke-3 Ramadhan, Prof.Farid : Pentingnya Ilmu Pengetahuan

Jum’at Ke-3 Ramadhan, Prof.Farid : Pentingnya Ilmu Pengetahuan

133
0
Jum'at Ke-3 Bulan Ramadhan, Prof.Farid : Pentingnya Ilmu Pengetahuan. (Ist)
Laporan : Aduen Alja

AdvokasiRakyat.id | Banda Aceh – Pentingnya ilmu pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari ini tanpa kecuali, semua ilmu bersumber dari Al Qur’an dan kewajiban kita sebagai hamba yang beriman untuk membaca dan memahami isi kandungan yang terdapat dalam Alquran tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Prof.Dr.H.Farid Wajdi Ibrahim, MA dalam khutbah jum’at di masjid Al Falah Gampong Cot Keu’eung Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar.

Dalam penyampaian materi, Prof.Farid menjelaskan betapa pentingnya menuntut ilmu pengetahuan sampai Allah SWT mengulang-ngulang berpuluh kali dalam Alquran dengan lafaz (Afala Tatazakkarun, Afala Takqilun, La’allalakum Tatafakkarun).

Lafaz ini dalam sejumlah tafsir menjelaskan bahwa kita harus berpikir dan menggunakan akal untuk mengerjakan sesuatu, Berbuatlah dnegan landasan ilmu, karena bila engkau perbuat tanpa landasan ilmu itu akan celaka, bahkan para ulama berpendapat bahwa lebih parah hukuman orang berbuat tidak menggunakan ilmu dibandingkan orang kafir diluar sana, Jelas Prof.Farid pada Jum’at 18 Ramadhan 1442H.

Pun demikian, Melalui mimbar jum’at ini, Khatib juga menjelaskan bahwa landasan menuntut ilmu itu sebuah kewajiban tanpa batas usia, dan mengamalkan sebuah ilmu juga sebuah keharusan yang tidak ada toleransi dengan yang lainnya, Karena sebagai sebuah pengetahuan lain menjelaskan bahwa “Ilmu yang tidak di Amalkan Bagaikan Pohon Tidak Berbuah,” Kutipnya.

Ima syafi’i juga menjabarkan dalam kitabnya ” Barang siapa yang ingin bahagia di dunia, hendaklah ia menuntut ilmu, Barang siapa yang ingin bahagia di akhirat hendaklah ia menuntut ilmu, dan barang siapa ingin kebahagiaan kedua-duanya juga ia harus dengan menuntut ilmu”

Pesan ini menggambarkan bahwa pentingnya ilmu pengetahuan dalam menjalani kehidupan sehari-hari, sehebat apapun manusia dimata hamba ia tidak ada apa-apanya dihadapan Allah jikalau ia tidak berilmu, Sebagaimana janji Allah dalam Al-Qur’an “Allah akan mengangkat orang berilmu beberapa derajat,” Tambah Guru Besar UIN Ar-Raniry ini yang akrab disapa Prof.Farid.

Untuk diketahui, Allah akan mengangkat orang-orang berilmu itu sampai 700 derajat, dan jaraknya satu derajat dengan lainnya 500 tahun perjalanan. Maka merujuk dari hal tersebut, mari kita tidak henti-hentinya menuntut ilmu pengetahuan dan kita amalkan dalam kehidupan yang sementara ini, semoga senantiasa Allah selamatkan kita di dunia dan di akhirat kelak, Demikian Ajak Khatib seraya menutup khutbah jum’at hari ini. (Alja)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here